Penjelasan LIFO dan FIFO

Nama : Ega Sri Lestari
Kelas : 2ka22
Npm : 12118163

Pengertian FIFO dan LIFO beserta Contoh Analisanya


       Di bidang ekonomi terdapat berbagai metode perhitungan yang dapat membantu para accounting dalam menyelesaikan perhitungan tersebut. Dalam perhitungan akuntansi untuk menentukan harga pokok untuk menentukan bahan baku dalam proses produksi, suku cadangan, komponen atau saham feed ada berbagai macam metode yang digunakan yaitu salah satunya adalah metode FIFO dan LIFO. 
       Tujuan menggunakan kedua metode ini adalah untuk memperhitungkan dengan baik persediaan yang akan dibeli yang ada pada neraca. 
Disini saya akan bahas sedikit tentang pengertian metode perhitungan FIFO dan LIFO untuk dapat menyelesaikan tugas penantar akuntansi 2 ini.

1. Metode FIFO
        FIFO adalah singkatan dari First In First Out (Pertama Masuk Pertama Keluar) yang mempunyai arti bahwa persediaan yang pertama kali masuk itulah yang pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual. Jadi, pencatatan persediaan yang terdapat didalam laporan akan serupa dengan stok yang ada di gudang. 
       Sistem ini biasanya digunakan perusahaan yang memiliki persediaan barang yang mudah rusak. FIFO ini bisa dibilang juga sebagai metode akuntansi yang paling disukai oleh lingkungan kenaikan harga. Sudah banyak usaha yang harus menggunakan metode ini seperti Food n Beverage dalam hal Toko Makanan, Kue, ataupun Minimarket. 
       Metode FIFO merupakan metode yang paling umum digunakan dalam penilaian persediaan. Hal tersebut tentu saya karena ada kelebihan dan kekurangan dalam menggunakan metode ini.
Kelebihan metode FIFO :
- Nilai persediaan disajikan secara relevan dilaporan posisi keuangan.
- Menghasilkan laba yang lebih besar.
Kekurangan metode LIFO :
- Pajak yang harus dbayarkan perusahaan ke pemerintah menjadi lebih besar.
- Laba yang dihasilkan kurang akurat.
- Menghasilkan HPP atau Harga Pokok Penjualan yang rendah.

2. Metode LIFO
      LIFO adalah singkatan dari Last In First Out (Terakhir Masuk Pertama Keluar) yang berarti bahwa persediaan yang terakhir masuk adalah barang yang pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual. LIFO digunakan agar penataan barang menjadi lebih mudah. 
      Sejak tahun 1970-an, perusahan-perusahaan di Amerika Serikat memilih untuk menggunakan sistem LIFO untuk mengurangi pajak pada saat terjadi inflasi. Kenapa? Karena pada saat inflasi terjadi, laba yang mereka hasilkan lebih sedikit namun tidak akan mempengaruhi laba operasi.
       Selain itu penting sekali untuk diketahui bahwa metode pembiayaan pada LIFO ini didasarkan pad asumsi, bahwa aliran keluar biaya persediaan adalah kebalikan dari kronolohi terjadinya biaya itu sendiri.LIFO tepat selai digunakan pada akuntansi persediaan untuk meningkatkan harga pokok penjualan suatu perusahaan. Dan juga dapat digunakan untuk menurunkan laba atau keuntungan bersih yang berperan penting dalam mengurangi kewajiban pajak perusahaan.
Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan pada metode LIFO ini.
Kelebihan metode LIFO :
- Mudah membandingkan cost saat ini dengan pendapatan sekarang.
- Apabila harga naik maka harga barang jadi konservatif.
- Laba operasional tidak terpengaruh oleh untung atau ruga dari fluktuasi harga.
- Menghemat pajak.
Kekurangan metode LIFO :
- Bertolak belakang dengan aliran fisik persediaan sesungguhnya.
- Biaya pembukuan menjadi mahal karena metode ini lebih rumit.
- Laba atau rugi yang dihasilkan lebih rendah.

Contoh analisa dari FIFO dan LIFO 



Dari hasil perhitungan dengan menggunakan FIFO dan LIFO pada PD Maju Jaya Jakarta dapat kita lihat bahwa Harga Pokok Penjualan yang menggunakan metode FIFO lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan metode LIFO. Tetapi sebaliknya, persediaan yang menggunakan metode LIFO lebih besar dibandingkan dengan menggunakan metode FIFO.

sumber :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Sistem Akuntansi Biaya menurut Pesanan

Peran Pemuda di Lingkungan Masyarakat